Sunday, December 18, 2011

Kode Rahasia Blackberry

Berikut kode-kode perintah rahasia yang bisa digunakan:

•ALT + N M L L = mengetahui kapasitas sinyal bar
•ALT + V A L D = verifikasi Address Book
•ALT + R B L D = merombak Address Book
•ALT + R B V = melihat source code dalam Webpage
•ALT + left Shift + press H = mengetahui info teknis yang ada dalam Blackberry
•* # 0 6 # = mengetahui IMEI yang ada pada Blackberry
•ALT + Right Shift + Delete = mengetahui simulasi kapasitas baterai sudah full
•ALT + L G L G = mengetahui log yang sudah dilakukan dalam Blackberry
•ALT + NUM / Aa / Cap + H = mengetahui Akses Informasi PIN – IMEI – Vendor ID – Free Memory – Versi OS
•M E P D pada Sim Card = mengecek status Blackberry locked atau unlocked
•ALT + Cap / Aa Right + DEL = merestart Blackberry yang sedang nge-hang

Tuesday, November 1, 2011

Kuda Arab

Kuda Arab (Arabian Horse): satu jenis ras kuda yang berasal dari daerah Arab, Yemen, Iran dan Mesir. Karena posturnya yang tinggi, performance yang istimewa: ketahanan tubuh (endurance) menunggang jarak jauh hingga 200 kilometer dengan mudah, kecerdasannya, spirit maka kuda Arab dipakai juga untuk berperang. Menjadi peliharaan orang-orang suku pengembara Baduwi di daerah padang pasir Arab.
Satu keistimewaan kuda Arab adalah tulang rusuk yang berjumlah 16, sedangkan ras kuda lain memiliki tulang rusuk 18.

Saturday, October 8, 2011

Antibiotika

Klasifikasi antibiotika dan kemoterapetika yang sering dianjurkan dan digunakan adalah berdasarkan bagaimana kerja antibiotika tersebut terhadap kuman, yakni antibiotika yang bersifat primer bakteriostatik dan antibiotika yang bersifat primer bakterisid. Yang termasuk bakteriostatik di sini misalnya sulfonamida, tetrasiklin, kloramfenikol, eritromisin, trimetropim, linkomisin, klindamisin, asam paraaminosalisilat, dan lain-lain. Obat-obat bakteriostatik bekerja dengan mencegah pertumbuhan kuman, tidak membunuhnya, sehingga pembasmian kuman sangat tergantung pada daya tahan tubuh. Sedangkan antibiotika yang bakterisid, yang secara aktif membasmi kuman meliputi misalnya penisilin, sefalosporin, aminoglikosida (dosis besar), kotrimoksazol, rifampisin, isoniazid dan lain-lain.
Pembagian lain juga sering dikemukakan berdasarkan makanisme atau tempat kerja antibiotika tersebut pada
kuman, yakni :

Antibiotika yang bekerja menghambat sintesis dinding sel kuman, termasuk di sini adalah basitrasin, sefalosporin, sikloserin, penisilin, ristosetin dan lain-lain.
Antibiotika yang merubah permeabilitas membran sel atau mekanisme transport aktif sel. Yang termasuk di sini adalah amfoterisin, kolistin, imidazol, nistatin dan polimiksin.
Antibiotika yang bekerja dengan menghambat sintesis protein, yakni kloramfenikol, eritromisin (makrolida), linkomisin, tetrasiklin dan aminogliosida.
Antibiotika yang bekerja melalui penghambatan sintesis asam nukleat, yakni asam nalidiksat, novobiosin, pirimetamin, rifampisin, sulfanomida dan trimetoprim.

Secara garis besar, jenis-jenis antibiotika dan kemoterapetika yang ada paling tidak akan mencakup jenis-jenis berikut ini :

Golongan penisilin.

Golongan penisilin bersifat bakterisid dan bekerja dengan mengganggu sintesis dinding sel. Antibiotika pinisilin mempunyai ciri khas secara kimiawi adanya nukleus asam amino-penisilinat, yang terdiri dari cincin tiazolidin dan cincin betalaktam. Spektrum kuman terutama untuk kuman koki Gram positif. Beberapa golongan penisilin ini juga aktif terhadap kuman Gram negatif. Golongan penisilin masih dapat terbagi menjadi beberapa kelompok, yakni:

Penisilin yang rusak oleh enzim penisilinase, tetapi spektrum anti kuman terhadap Gram positif paling kuat. Termasuk di sini adalah Penisilin G (benzil penisilin) dan derivatnya yakni penisilin prokain dan penisilin benzatin, dan penisilin V (fenoksimetil penisilin). Penisilin G dan penisilin prokain rusak oleh asam lambung sehingga tidak bisa diberikan secara oral, sedangkan penisilin V dapat diberikan secara oral. Spektrum antimikroba di mana penisilin golongan ini masih merupakan pilihan utama meliputi infeksi-infeksi streptokokus beta hemolitikus grup A, pneumokokus, meningokokus, gonokokus, Streptococcus viridans, Staphyloccocus, pyoneges (yang tidak memproduksi penisilinase), Bacillus anthracis, Clostridia, Corynebacterium diphteriae, Treponema pallidum, Leptospirae dan Actinomycetes sp.
Penisilin yang tidak rusak oleh enzime penisilinase, termasuk di sini adalah kloksasilin, flukloksasilin, dikloksasilin, oksasilin, nafsilin dan metisilin, sehingga hanya digunakan untuk kuman-kuman yang memproduksi enzim penisilinase.
Penisilin dengan spektrum luas terhadap kuman Gram positif dan Gram negatif, tetapi rusak oleh enzim penisilinase. Termasuk di sini adalah ampisilin dan amoksisilin. Kombinasi obat ini dengan bahan-bahan penghambat enzim penisiline, seperti asam klavulanat atau sulbaktam, dapat memperluas spektrum terhadap kuman-kuman penghasil enzim penisilinase.
Penisilin antipseudomonas (antipseudomonal penisilin). Penisilin ini termasuk karbenisilin, tikarsilin, meklosilin dan piperasilin diindikasikan khusus untuk kuman-kuman Pseudomonas aeruginosa.

Golongan sefalosporin.

Golongan ini hampir sama dengan penisilin oleh karena mempunyai cincin beta laktam. Secara umum aktif terhadap kuman Gram positif dan Gram negatif, tetapi spektrum anti kuman dari masing-masing antibiotika sangat beragam, terbagi menjadi 3 kelompok, yakni:

Generasi pertama yang paling aktif terhadap kuman Gram positif secara in vitro. Termasuk di sini misalnya sefalotin, sefaleksin, sefazolin, sefradin. Generasi pertama kurang aktif terhadap kuman Gram negatif.
Generasi kedua agak kurang aktif terhadap kuman Gram positif tetapi lebih aktif terhadap kuman Gram negatif, termasuk di sini misalnya sefamandol dan sefaklor.
Generasi ketiga lebih aktif lagi terhadap kuman Gram negatif, termasuk Enterobacteriaceae dan kadang-kadang peudomonas. Termasuk di sini adalah sefoksitin (termasuk suatu antibiotika sefamisin), sefotaksim dan moksalatam.

Golongan amfenikol

Golongan ini mencakup senyawa induk kloramfenikol maupun derivat-derivatnya yakni kloramfenikol palmitat, natrium suksinat dan tiamfenikol. Antibiotika ini aktif terhadap kuman Gram positif dan Gram negatif maupun ricketsia, klamidia, spirokaeta dan mikoplasma. Karena toksisitasnya terhadap sumsum tulang, terutama anemia aplastika, maka kloramfenikol hanya dipakai untuk infeksi S. typhi dan H. influenzae.

Golongan tetrasiklin

Merupakan antibiotika spektrum luas bersifat bakteriostatik untuk kuman Gram positif dan Gram negatif, tetapi indikasi pemakaiannya sudah sangat terbatas oleh karena masalah resistensi, namun demikian antibiotika ini masih merupakan pilihan utama untuk infeksi-infeksi yang disebabkan oleh klamidia, riketsia, dan mikoplasma. Mungkin juga efektif terhadap N. meningitidis, N. gonorhoeae dan H. influenzae., termasuk di sini adalah tetrasiklin, klortetrasiklin, oksitetrasiklin, doksisiklin, minosiklin, metasiklin dan demeklosiklin.

Golongan aminoglikosida

Merupakan golongan antibiotika yang bersifat bakterisid dan terutama aktif untuk kuman Gram negatif. Beberapa mungkin aktif terhadap Gram positif. Streptomisin dan kanamisin juga aktif terhadap kuman TBC. Termasuk di sini adalah amikasin, gentamisin, kanamisin, streptomisin, neomisin, metilmisin dan tobramisin, antibiotika ini punya sifat khas toksisitas berupa nefrotoksik, ototoksik dan neurotoksik.

Golongan makrolida

Golongan makrolida hampir sama dengan penisilin dalam hal spektrum antikuman, sehingga merupakan alternatif untuk pasien-pasien yang alergi penisilin. Bekerja dengan menghambat sintesis protein kuman. Aktif secara invitro terhadap kuman-kuman Gram positif, Gram negatif, mikoplasma, klamidia, riketsia dan aktinomisetes. Selain sebagai alternatif penisilin, eritromisin juga merupakan pilihan utama untuk infeksi pneumonia atipik (disebabkan oleh Mycoplasma pneumoniae) dan penyakit Legionnaires (disebabkan Legionella pneumophilla) termasuk dalam golongan makrolida selain eritromisin juga roksitromisin, spiramisin, josamisin, rosaramisin, oleandomisin dan trioleandomisin.

Golongan linkosamid.

Termasuk di sini adalah linkomisin dan klindamisin, aktif terhadap kuman Gram positif termasuk stafilokokus yang resisten terhadap penisilin. Juga aktif terhadap kuman anaerob, misalnya bakteroides. Sering dipakai sebagai alternatif penisilin antistafilokokus pada infeksi tulang dan sendi serta infeksi-infeksi abdominal. Sayangnya, pemakaiannya sering diikuti dengan superinfeksi C. difficile, dalam bentuk kolitis pseudomembranosa yang fatal.

Golongan polipeptida.

Antibiotika golongan ini meliputi polimiksin A, B, C, D dan E. Merupakan kelompok antibiotika yang terdiri dari rangkaian polipeptida dan secara selektif aktif terhadap kuman Gram negatif, misalnya psedudomonas maupun kuman-kuman koliform yang lain. Toksisitas polimiksin membatasi pemakaiannya, terutama dalam bentuk neurotoksisitas dan nefrotoksisitas. Mungkin dapat berperan lebih penting kembali dengan meningkatnya infeksi pseudomonas dan enterobakteri yang resisten terhadap obat-obat lain.

Golongan antimikobakterium

Golongan antibiotika dan kemoterapetika ini aktif terhadap kuman mikobakterium. Termasuk di sini adalah obat-obat anti TBC dan lepra, misalnya rifampisin, streptomisin, INH, dapson, etambutol dan lain-lain.

Golongan sulfonamida dan trimetropim

Kepentingan sulfonamida dalam kemoterapi infeksi banyak menurun karena masalah resistensi. Tetapi beberapa mungkin masih aktif terhadap bentuk-bentuk infeksi tertentu misalnya sulfisoksazol untuk infeksi dan infeksi saluran kencing. Kombinasi sulfamektoksazol dan trimetoprim untuk infeksi saluran kencing, salmonelosis, kuman bronkitis, prostatitis. Spektrum kuman mencakup kuman-kuman Gram positif dan Gram negatif.

Golongan kuinolon

Merupakan kemoterapetika sintetis yang akhir-akhir ini mulai populer dengan spektrum antikuman yang luas terutama untuk kuman-kuman Gram negatif dan Gram positif, enterobakteriaceae dan pseudomonas. Terutama dipakai untuk infeksi-infeksi nosokomial. Termasuk di sini adalah asam nalidiksat, norfloksasin, ofloksasin, pefloksasin dan lain-lain.

Golongan lain-lain

Masih banyak jenis-jenis antibiotika dan kemoterapetika lain yang tidak tercakup dalam kelompok yang disebutkan di atas. Misalnya saja vankomisin, spektinomisin, basitrasin, metronidazol, dan lain-lain. Informasi mengenai pemakaian dan sifat masing-masing dapat dicari dari sumber pustaka baku. Vankomisin terutama aktif untuk Gram positif, terutama untuk S. areus, S. epidermidis, S. pneumoniae. Juga merupakan pilihan untuk infeksi stafilokokus yang resisten terhadap metisilin. Tetapi karena toksisitasnya, maka vankomisin hanya dianjurkan kalau antibiotika lain tidak lagi efektif.

List of snakes by common name

A Adder
Berg adder (Bitis atropos)
Common adder (Vipera berus)
Deaf adder (Acanthophis antarcticus)
Death adder (Agkistrodon contortrix)
Desert death adder (Acanthophis pyrrhus)
Horned adder (Bitis caudalis)
Long-nosed adder (Vipera ammodytes)
Many-horned adder (Bitis cornuta)
Mountain adder (Macrovipera mauritanica)
Mud adder (Denisonia devisi)
Namaqua dwarf adder (Bitis schneideri)
Night adder (Causinae)
Peringuey's adder (Bitis peringueyi)
Puff adder
African puff adder (Bitis arietans)
Rhombic night adder (Causus rhombeatus)
Sand adder(Vipera ammodytes) (Heterodon platirhinos)
Dwarf sand adder (Bitis peringueyi)
Water adder (Agkistrodon piscivorus)
Aesculapian snake (Zamenis longissimus)
Anaconda (Eunectes murinus)
Bolivian anaconda
De Schauensee’s anaconda (Eunectes deschauenseei)
Green anaconda (Eunectes murinus)
Yellow anaconda (Eunectes murinus)
Arafura file snake (Acrochordus arafurae)
Asp (Vipera aspis)
European asp (Vipera aspis)
Egyptian Asp



B Bandy-bandy (Vermicella annulata)
Barba amarilla (Barba amarilla)
Beaked snake
African beaked snake
Dwarf Beaked Snake (Dipsina multimaculata)
Rufous beaked snake (Rhamphiophis oxyrhynchus)
Bird snake (Thelotornis)
Black-headed snake (Tantilla melanocephala)
Raddysnake
Southwestern blackhead snake (Tantilla hobartsmithi)
Black Mexican king snake
Black rat snake (Pantherophis obsoletus)
Black snake
Red-bellied black snake (Pseudechis porphyriacus)
Blind snake (Scolecophidia)
Brahminy blind snake (Ramphotyphlops braminus)
Texas blind snake (Leptotyphlops dulcis)
Western blind snake (Leptotyphlops humilis)
Boa
Abaco Island boa (Epicrates exsul)
Amazon tree boa (Corallus hortulanus)
Boa constrictor (Boa constrictor)
Cuban boa (Epicrates angulifer)
Dumeril's boa (Boa dumerili)
Dwarf boa (Tropidophiidae)
Emerald tree boa (Corallus caninus)
Hogg Island boa (Boa constrictor imperator)
Jamaican boa (Epicrates subflavus)
Madagascar ground boa (Boa madagascariensis)
Madagascar tree boa (Boa manditra)
Puerto Rican boa (Epicrates inornatus)
Rainbow boa (Epicrates cenchria)
Red-tailed boa (Boa constrictor)
Rosy boa (Lichanura trivirgata)
Rubber boa (Charina bottae)
Sand boa (Erycinae)
Tree boa (Corallus)
Boiga
Gold-ringed cat snake (Boiga dendrophila)
Boomslang (Dispholidus typus)
Brown snake (Elapognathus minor) (Pseudechis australis)
Eastern brown snake (Pseudonaja textilis)
Bull snake (Pituophis catenifer sayi)
Bushmaster (Lachesis)



C Canebrake (Crotalus horridus)
Cantil (Agkistrodon bilineatus)
Cascabel (Crotalus durissus)
Cascavel (Crotalus durissus)
Cat-eyed snake
Banded cat-eyed snake (Leptodeira annulata)
Green cat-eyed snake
Cat snake
Andaman cat snake (Boiga andamanensis)
Beddome's cat snake (Boiga beddomei)
Dog-toothed cat snake (Boiga cynodon)
Forsten's cat snake (Boiga forsteni)
Gold-ringed cat snake (Boiga dendrophila)
Gray cat snake (Boiga ocellata)
Many-spotted cat snake (Boiga multomaculata)
Nicobar cat snake (Boiga wallachi)
Sri Lanka cat snake (Boiga ceylonensis)
Tawny cat snake (Boiga ochracea)
Chicken snake (Elaphe)
Coachwhip snake (Masticophis flagellum)
Cobra
Black-necked cobra
Cape cobra (Naja nivea)
Chinese cobra (Naja atra)
Cobra de capello
Common cobra
Eastern water cobra
Egyptian cobra (Naja haje)
False cobra (Malpolon moilensis)
False water cobra (Hydrodynastes gigas)
Forest cobra
Gold's tree cobra
Indian cobra (Naja naja)
Java cobra (Naja sputatrix)
King cobra (Ophiophagus hannah)
Monocled cobra (Naja kaouthia)
Mozambique spitting cobra (Naja mossambica)
Philippine cobra (Naja philippinensis)
Red spitting cobra (Naja pallida)
Rinkhals cobra (Hemachatus haemachatus)
Shield-nosed cobra
Sumatran cobra (Naja sumatrana)
White-lipped cobra
Collett's snake (Pseudechis colletti)
Colubrine (Laticauda colubrina)
Congo snake (Amphiuma)
Copperhead
American copperhead (Agkistrodon contortrix)
Australian copperhead (Austrelaps)
Coral snake (Elapidae)
Arizona coral snake
Beddome's coral snake (Calliophis beddomei)
Brazilian coral snake
Cape coral snake
Eastern coral snake (Micrurus fulvius)
False coral snake (Anilius scytale)
Harlequin coral (Micrurus fulvius)
High Woods coral snake
Malayan long-glanded coral snake (Calliophis bivirgatus)
Western coral snake
Corn snake (Pantherophis guttatus)
South eastern corn snake
Cottonmouth (Agkistrodon piscivorus)
Crowned snake (Tantilla)
Cuban wood snake (Tropidophis melanurus)


D Diamondback (Crotalus atrox)
Dice snake (Natrix tessellata)
Dugite (Pseudonaja affinis)



E Eastern hognose snake (Heterodon platirhinos)
Egg-eater (Dasypeltis)
Indian egg-eater (Elachistodon westermanni)
Eye-lash viper (Bothriechis schlegelii)
Eastern coral snake (Micrurus fulvius)



F Fer-de-lance (Bothrops lanceolatus)
Fishing snake
Flying snake (Chrysopelea)
Golden tree snake (Chrysopelea ornata)
Indian flying snake
Moluccan flying snake
Ornate flying snake
Paradise flying snake (Chrysopelea paradisi)
Twin-Barred tree snake
Banded Flying Snake (Chrysopelea pelias)
Fox snake
Eastern fox snake (Elaphe gloydi)
Forest flame snake



G Garter snake (Thamnophis)
Checkered garter snake (Thamnophis marcianus)
Common garter snake (Thamnophis sirtalis)
San Francisco garter snake (Thamnophis sirtalis tetrataenia)
Texas garter snake (Thamnophis sirtalis annectens)
Glossy snake (Arizona elegans)
Gopher snake (Pituophis catenifer)
Cape gopher snake (ituophis catenifer vertebralis)
Grass snake (Natrix natrix)
Green snake (Opheodrys)
Rough green snake (Opheodrys aestivus)
Smooth green snake (Opheodrys vernalis)
Ground snake
Common ground snake (Sonora semiannulata)
Three-lined ground snake (Atractus trilineatus)
Western ground snake



H Habu
Himehabu (Ovophis okinavensis)
Okinawan habu (Trimeresurus flavoviridis) (Ovophis okinavensis)
Sakishima habu (Trimeresurus elegans)
Tokara habu (Trimeresurus tokarensis)
Harlequin snake
Elaps harlequin snake (Micrurus fulvius)
Herald snake
Hognose snake
Blonde hognose snake
Dusty hognose snake
Eastern hognose snake (Heterodon platirhinos)
Jan's hognose snake
Giant Malagasy hognose snake
Mexican hognose snake
Plains hognose snake
Ringed hognose snake
South American hognose snake
Southern hognose snake (Heterodon simus)
Speckled hognose snake
Tri-color hognose snake
Western hognose snake (Heterodon nasicus)
Hoop snake
Hundred pacer (Deinagkistrodon acutus)



I Indigo snake (Drymarchon couperi)
Inland taipan (Oxyuranus microlepidotus)


K Keelback (Tropidonophis mairii)
Andrea's keelback (Amphiesma andreae)
Asian keelback (Amphiesma vibakari)
Assam keelback (Amphiesma pealii)
Black-striped keelback
Buff striped keelback (Amphiesma stolatum)
Burmese keelback
Common keelback (Xenochrophis flavipunctata)
Hill keelback (Amphiesma monticola)
Himalayan keelback (Amphiesma platyceps)
Khasi Hills keelback (Amphiesma khasiense)
Modest keelback (Amphiesma modestum)
Nicobar Island keelback (Amphiesma nicobariense)
Nilgiri keelback (Amphiesma beddomei)
Orange-collared keelback (Rhabdophis himalayanus)
Red-necked keelback (Rhabdophis himalayanus)
Sikkim keelback (Amphiesma sieboldii)
Speckle-bellied keelback
Tiger keelback
Wall's keelback (Amphiesma xenura)
White-lipped keelback (Amphiesma leucomystax)
Wynaad keelback (Amphiesma monticola)
Yunnan keelback (Amphiesma parallelum)
King brown (Pseudechis australis)
King cobra (Ophiophagus hannah)
King snake
California kingsnake (Lampropeltis getula californiae)
Desert kingsnake (Lampropeltis getula splendida)
Grey-banded kingsnake (Lampropeltis alterna)
North eastern king snake
Prairie kingsnake (Lampropeltis calligaster)
Scarlet kingsnake (Lampropeltis elapsoides)
Speckled kingsnake (Lampropeltis getula holbrooki)
Krait
Banded krait (Bungarus fasciatus)
Blue krait (Bungarus candidus)
Black krait (Bungarus niger)
Burmese krait
Ceylon krait
Indian krait (Bungarus fasciatus)
Lesser black krait (Bungarus lividus)
Malayan krait (Bungarus candidus)
Many-banded krait (Bungarus multicinctus)
Northeastern hill krait (Bungarus bungaroides)
Red-headed krait (Bungarus flaviceps)
Sind krait (Bungarus sindanus)
South Andaman krait (Bungarus andamanensis)



L Large shield snake (Pseudotyphlops philippinus)
Lancehead (Bothrops)
Common lancehead (Bothrops atrox)
Lora (Leptophis ahaetulla)
Grey lora (Leptophis stimsoni)
Lyre snake (Trimorphodon)
Baja California lyresnake
Central American lyre snake
Texas lyre snake (Trimorphodon biscutatus vilkinsonii)
Western lyre snake (Trimorphodon biscutatus)



M Machete savane
Mamba
Black mamba (Dendroaspis polylepis)
Eastern green mamba (Dendroaspis angusticeps)
Green mamba
Western green mamba (Dendroaspis viridis)
Mamushi (Gloydius blomhoffii)
Mangrove snake
Milk snake (Lampropeltis triangulum)
Moccasin snake (Agkistrodon piscivorus)
Montpellier snake (Malpolon monspessulanus)
Mud snake (Farancia abacura)
Eastern mud snake
Western mud snake
Mussurana (Clelia)



N Night snake (Hypsiglena torquata)
Cat-eyed night snake (Leptodeira annulata)
Texas night snake (Hypsiglena torquata jani)
Nichell snake
Narrowhead Garter Snake
Nose-horned viper (Vipera ammodytes)



P Parrot snake (Leptophis ahaetulla)
Mexican parrot snake
Patchnose snake (Salvadora)
Perrotet's shieldtail snake (Ramphotyphlops braminus)
Pine snake (Pituophis melanoleucus) (Lampropeltis g. getula) (Elaphe vulpina)
Pipe snake
Asian pipe snake (Cylindrophis)
Dwarf pipe snake (Anomochilidae)
Red-tailed pipe snake (Cylindrophis ruffus)
Python
African rock python (Python sebae)
Amethystine python (Morelia amethistina)
Angolan python (Python anchietae)
Australian scrub python (Morelia amethistina)
Ball python (Python regius)
Bismarck ringed python (Bothrochilus)
Black headed python (Aspidites melanocephalus)
Blood python (Python curtus)
Boelen python (Morelia boeleni)
Borneo short-tailed python (Python curtus breitensteini)
Bredl's python (Morelia bredli)
Brown water python (Liasis fuscus)
Burmese python (Python molurus bivittatus)
Calabar python (Charina reinhardtii)
Carpet python (Morelia spilota)
Centralian carpet python (Morelia bredli)
Coastal carpet python (Morelia spilota mcdowelli)
Inland carpet python (Morelia spilota metcalfei)
Jungle carpet python (Morelia spilota cheynei)
New Guinea carpet python (Morelia spilota variegata)
Northwestern carpet python (Morelia spilota variegata)
Southwestern carpet python (Morelia spilota imbricata)
Children's python (Antaresia childreni)
Dauan Island water python (Liasis fuscus)
Desert woma python (Aspidites ramsayi)
Diamond python (Morelia spilota spilota)
Flinders python
Green tree python (Morelia viridis)
Halmahera python
Indian python (Python molurus)
Indonesian water python (Liasis mackloti)
Macklot's python (Liasis mackloti)
Mollucan python
Oenpelli python (Morelia oenpelliensis)
Olive python (Liasis olivaceus)
Papuan python (Apodora papuana)
Pygmy python (Antaresia perthensis)
Red blood python (Python curtus brongersmai)
Reticulated python (Python reticulatus)
Kayaudi dwarf reticulated python
Selayer reticulated python (Python reticulatus)
Rough-scaled python (Morelia carinata)
Royal python (Python regius)
Savu python (Liasis mackloti savuensis)
Spotted python (Antaresia maculosa)
Stimson's python (Antaresia stimsoni)
Sumatran short-tailed python (Python curtus)
Tanimbar python
Timor python (Python timoriensis)
Wetar Island python (Liasis mackloti)
White-lipped python (Leiopython albertisii)
Brown white-lipped python (Leiopython)
Northern white-lipped python (Leiopython)
Southern white-lipped python (Leiopython)
Woma python (Aspidites ramsayi)
Western woma python (Aspidites ramsayi)



Q Queen snake (Regina septemvittata)


R Racer
Bimini racer
Buttermilk racer (Coluber constrictor anthicus)
Eastern racer (Coluber constrictor)
Eastern yellowbelly sad racer
Mexican racer (Coluber constrictor oaxaca)
Southern black racer (Coluber constrictor priapus)
Tan racer (Coluber constrictor etheridgei)
West Indian racer
Rat snake
Baird's rat snake (Pantherophis bairdi)
Beauty rat snake (Pantherophis bairdi)
Great Plains rat snake (Pantherophis emoryi)
Green rat snake (Elaphe prasina)
Japanese forest rat snake (Euprepiophis conspicillatus)
Japanese rat snake (Elaphe climacophora)
King rat snake (Elaphe carinata)
Mandarin rat snake (Euprepiophis mandarinus)
Persian rat snake (Elaphe persica)
Twin-spotted rat snake (Elaphe bimaculata)
Yellow-striped rat snake (Elaphe flavolineata)
Rattlesnake
Arizona black rattlesnake (Crotalus oreganus cerberus)
Aruba rattlesnake (Crotalus durissus unicolor)
Chihuahuan ridge-nosed rattlesnake
Coronado Island rattlesnake (Crotalus oreganus caliginis)
Durango rock rattlesnake
Dusky pigmy rattlesnake (Sistrurus miliarius barbouri)
Eastern diamondback rattlesnake (Crotalus adamanteus0
Grand Canyon rattlesnake (Crotalus oreganus abyssus)
Great Basin rattlesnake (Crotalus oreganus lutosus)
Hopi rattlesnake (Crotalus viridis nuntius)
Lance-headed rattlesnake (Crotalus polystictus)
Long-tailed rattlesnake (Crotalus stejnegeri)
Massasauga rattlesnake (Sistrurus catenatus)
Mexican green rattlesnake (Crotalus basiliscus)
Mexican west coast rattlesnake (Crotalus basiliscus)
Midget faded rattlesnake( Crotalus oreganus concolor)
Mojave rattlesnake (Crotalus scutulatus)
Northern black-tailed rattlesnake (Crotalus molossus)
Oaxacan small-headed rattlesnake (Crotalus intermedius gloydi)
Red diamond rattlesnake (Crotalus ruber)
Southern Pacific rattlesnake (Crotalus oreganus helleri)
Southwestern speckled rattlesnake (Crotalus mitchellii pyrrhus)
Tancitaran dusky rattlesnake (Crotalus pusillus)
Tiger rattlesnake (Crotalus tigris)
Timber rattlesnake (Crotalus horridus)
Tropical rattlesnake (Crotalus durissus)
Twin-spotted rattlesnake 9Crotalus pricei)
Uracoan rattlesnake (Crotalus durissus vegrandis)
Western diamondback rattlesnake (Crotalus atrox)
Ribbon snake (Thamnophis sauritus)
Rinkhals (Hemachatus haemachatus)
River jack (Bitis nasicornis)



S Sea snake
Annulated sea snake (Hydrophis cyanocinctus)
Beaked sea snake (Enhydrina schistosa)
Dubois's sea snake
Hardwicke's sea snake
Hook Nosed Sea Snake (Enhydrina schistosa)
Olive sea snake (Aipysurus laevis)
Pelagic sea snake (Pelamis platura)
Stoke's sea snake
Yellow-banded sea snake
Yellow-bellied sea snake (Pelamis platura)
Yellow-lipped sea snake
Shield-tailed snake (Uropeltidae)
Sidewinder (Crotalus cerastes)
Colorado desert sidewinder (Crotalus cerastes laterorepens)
Mojave desert sidewinder (rotalus cerastes)
Sonoran sidewinder (Crotalus cerastes cercobombus)
Smooth snake (Coronella austriaca)
Brazilian smooth snake (Hydrodynastes gigas)
Sonoran
Stiletto snake
Striped snake (Atractaspididae)
Japanese striped snake (Elaphe quadrivirgata)
Sunbeam snake (Xenopeltidae)



T Taipan
Central ranges taipan (Oxyuranus temporalis)
Inland taipan (Oxyuranus microlepidotus)
Tentacled snake (Erpeton)
Tic polonga (Daboia russelii)
Tiger snake (Notechis scutatus)
Chappell Island tiger snake (Notechis scutatus)
Common tiger snake (Notechis scutatus)
Down's tiger snake (Pseudechis colletti)
Eastern tiger snake (Notechis scutatus)
King Island tiger snake (Notechis scutatus)
Krefft's tiger snake (Notechis scutatus)
Peninsula tiger snake (Notechis scutatus)
Tasmanian tiger snake (Notechis scutatus)
Western tiger snake (Notechis scutatus)
Tigre snake (Spilotes pullatus)
Tree snake (Boiga irregularis)
Blanding's tree snake
Blunt-headed tree snake (Imantodes cenchoa)
Brown tree snake (Boiga irregularis)
Long-nosed tree snake
Many-banded tree snake (Boiga multifasciata)
Northern tree snake
Trinket snake
Black-banded trinket snake (Oreocryptophis porphyracea)
Twig snake (Thelotornis)
African twig snake
Twin Headed King Snake


U Urutu (Bothrops alternatus)



V Vine snake
Mexican vine (Oxybelis aeneus)
Viper
Asp viper (Vipera aspis)
Bamboo viper (Trimeresurus stejnegeri) (Trimeresurus gramineus)
Bluntnose viper (Macrovipera lebetina)
Brazilian mud Viper
Burrowing viper (Atractaspididae)
Bush viper (Atheris)
Great Lakes bush viper (Atheris nitschei)
Hairy bush viper (Atheris hispida)
Nitsche's bush viper (Atheris nitschei)
Rough-scaled bush viper (Atheris hispida)
Spiny bush viper (Atheris hispida)
Carpet viper (Echis)
Crossed viper (Vipera berus)
Cyclades blunt-nosed viper (Macrovipera schweizeri)
Eyelash viper (Bothriechis schlegelii)
Fea's viper (Azemiops feae)
Fifty pacer (Deinagkistrodon acutus)
Gaboon viper (Bitis gabonica)
Hognosed viper (Porthidium)
Horned desert viper (Cerastes cerastes)
Horned viper (Bitis caudalis) (Vipera ammodytes)
Jumping viper (Atropoides)
Kaznakov's viper (Vipera kaznakovi)
Leaf-nosed viper (Eristicophis macmahonii)
Leaf viper (Atheris squamigera)
Levant viper (Macrovipera lebetina)
Long-nosed viper (Vipera ammodytes)
McMahon's viper (Eristicophis macmahonii)
Mole viper (Atractaspididae)
Nose-horned viper (Vipera ammodytes) (Bitis nasicorni)
Palestinian viper (Vipera palaestinae)
Pallas' viper (Gloydius halys)
Palm viper (Bothriechis)
Amazonian palm viper (Bothriopsis bilineata)
Black-speckled palm-pitviper (Bothriechis nigroviridis)
Eyelash palm-pitviper (Bothriechis schlegelii)
Green palm viper (Bothriechis lateralis)
Mexican palm-pitviper (Bothriechis rowleyi)
Guatemalan palm viper (Bothriechis aurifer)
Honduran palm viper (Bothriechis marchi)
Siamese palm viper (Trimeresurus puniceus)
Side-striped palm-pitviper (Bothriechis lateralis)
Yellow-lined palm viper (Bothriechis lateralis)
Pit viper
Banded pitviper (Trimeresurus fasciatus)
Bamboo pitviper (Trimeresurus gramineus)
Barbour's pit viper (Cerrophidion barbouri)
Black-tailed horned pit viper (Ophryacus melanurus)
Bornean pitviper (Trimeresurus borneensis)
Brongersma's pitviper (Trimeresurus brongersmai)
Brown spotted pitviper (Trimeresurus mucrosquamatus)
Cantor's pitviper (Trimeresurus cantori)
Elegant pitviper (Trimeresurus elegans)
Eyelash pit viper (Bothriechis schlegelii)
Fan-Si-Pan horned pitviper (Bothriechis schlegelii)
Flat-nosed pitviper (Trimeresurus puniceus)
Godman's pit viper (Cerrophidion godmani)
Green tree pit viper (Trimeresurus gramineus)
Habu pit viper
Hagen's pitviper (Trimeresurus hageni)
Horseshoe pitviper (Trimeresurus strigatus)
Jerdon's pitviper (Trimeresurus jerdonii)
Kanburian pit viper (Trimeresurus kanburiensis)
Kaulback's lance-headed pitviper (Trimeresurus kaulbacki)
Kham Plateau pitviper (Trimeresurus xiangchengensis)
Large-eyed pitviper (Trimeresurus macrops)
Malabar rock pitviper (Trimeresurus malabaricus)
Malayan pit viper (Calloselasma rhodostoma)
Mangrove pit viper (Trimeresurus purpureomaculatus)
Mangshan pitviper (Trimeresurus mangshanensis)
Motuo bamboo pitviper (Trimeresurus medoensis)
Nicobar bamboo pitviper (Trimeresurus labialis)
Philippine pitviper (Trimeresurus flavomaculatus)
Red-tailed bamboo pitviper (Trimeresurus erythrurus)
Schultze's pitviper (Trimeresurus schultzei)
Stejneger's bamboo pitviper (Trimeresurus stejnegeri)
Sri Lankan pit viper (Trimeresurus trigonocephalus)
Temple pit viper (Tropidolaemus wagleri)
Tibetan bamboo pitviper (Trimeresurus tibetanus)
Tiger pit viper (Trimeresurus kanburiensis)
Undulated pit viper (Ophryacus undulatus)
Wagler's pit viper (Tropidolaemus wagleri)
Wirot's pit viper (Trimeresurus puniceus)
Portuguese viper (Vipera seoanei)
Rhinoceros viper (Bitis nasicornis)
River jack (Bitis nasicornis)
Russell's viper (Daboia russelii)
Sand viper (Vipera ammodytes) (Cerastes vipera)
Saw-scaled viper (Echis)
Schlegel's viper (Bothriechis schlegelii)
Sedge viper (Atheris nitschei)
Sharp-nosed viper (Deinagkistrodon acutus)
Snorkel viper (Deinagkistrodon acutus)
Temple viper (Tropidolaemus wagleri)
Tree viper
Chinese tree viper (Trimeresurus stejnegeri)
Guatemalan tree viper (Bothriechis bicolor)
Hutton's tree viper (Tropidolaemus huttoni)
Indian tree viper (Trimeresurus gramineus)
Large-scaled tree viper (Trimeresurus macrolepis)
Malcolm's tree viper (Trimeresurus sumatranus malcolmi)
Nitsche's tree viper (Atheris nitschei)
Pope's tree viper (Trimeresurus popeorum)
Rough-scaled tree viper (Atheris hispida)
Rungwe tree viper (Atheris nitschei rungweensis)
Sumatran tree viper (Trimeresurus sumatranus)
White-lipped tree viper (Trimeresurus albolabris)
Ursini's viper (Vipera ursinii)
Western hog-nosed viper (Heterodon nasicus) (Porthidium ophryomegas)



W Wart snake (Acrochordidae)
Water moccasin (Agkistrodon piscivorus)
Water snake
Bocourt's water snake
Northern water snake (Nerodia sipedon)
Whip snake (Masticophis)
Long-nosed whip snake (Ahaetulla nasuta)
Wolf snake (Lycodon capucinus)
African wolf snake
Barred wolf snake
Worm snake
Common worm snake (Ramphotyphlops braminus)
Longnosed worm snake (Leptotyphlops macrorhynchus)
Wutu (Bothrops alternatus)


Y Yarara (Bothrops jararaca)

Tuesday, September 13, 2011

Fauna Identitas Provinsi di Indonesia

Nanggroe Aceh Darussalam: Burung Ceumpala Kuneng (Copsychus pyrropygus)
Sumatera Utara: Burung Beo Nias (Gracula religiosa robusta)
Riau: Burung Serindit Melayu (Loriculus galgulus)
Sumatera Barat: Burung Kuau Besar atau Kuau Raja (Argusianus argus)
Jambi: Harimau Sumatera (Panthera tigris)
Sumatera Selatan: Ikan Belida (Chilata lopis)
Bangka Belitung: Mentilin (Tarsius bancanus)
Bengkulu: Beruang Madu (Helarctos malayanus)
Lampung: Gajah Sumatra (Elephas maximus)
DKI Jakarta: Burung Elang Bondol (Haliastur indus)
Banten: Badak Jawa (Rhinocerus sondaicus)
Jawa Barat: Macan Tutul (Panthera pardus)
Jawa Tengah: Burung Kepodang (Oriolus chinensis)
DI Yogyakarta: Burung Perkutut (Geopelia striata)
Jawa Timur: Bekisar (Gallus gallus)
Bali: Burung Jalak Bali (Leucopsar rotschildi)
Nusa Tenggara Barat: Rusa Timor (Cervus timorensis)
Nusa Tenggara Timur: Komodo atau Ora (Varanus komodoensis)
Kalimantan Barat: Burung Enggang Gading (Rhinoplax vigil)
Kalimantan Tengah: Burung Kuau Melayu (Polyplectron malacense)
Kalimantan Selatan: Bekantan (Nasalis larvatus)
Kalimantan Timur: Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris)
Sulawesi Selatan: Burung Rangkong (Rhyteceros cassidix)
Sulawesi Barat: Mandar Dengkur (Aramidopsis plateni)
Sulawesi Tenggara: Anoa (Bubalus depressicornis)
Sulawesi Tengah: Burung Maleo (Macrocephalon maleo)
Gorontalo: Ikan Bulala’o (Liza dussumieri)
Sulawesi Utara: Tarsius (Tarsius spectrum)
Maluku: Burung Nuri Raja (Alisterus amboinensis)
Papua Barat: Burung Kasuari (Casuarius casuarius)
Papua: Burung Cendrawasih (Seleucidis melanoleucus)

Thursday, September 1, 2011

Minal Aidin wal Faidzin

Ramadhan membasuh hati yang berjelaga
Saatnya meraih rahmat dan ampunan-Nya
Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga
Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 H
Minal Aidin Wal Faidzin Taqabalallahu minnaa wa minkum

***********

Sayup terdengar takbir berkumandang
Tanda Ramadhan akan lewat
Ampunan diharap, barokah didapat
Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin

***********

Bryan Adams said “Please Forgive Me..”
Rio Febrian said “Ooo.. Maaf, maafkan diriku..”
Yuni Shara said “Mengapa tiada maaf bagiku.”
Elton John said “Sorry seems to be the hardest word.”
I said “Minal Aidin wal faizin..”

***********

Bila ada langkah membekas lara
Ada kata merangkai dusta
Ada tingkah menoreh luka
Mohon maaf lahir dan bathin
Selamat hari raya Idul Fitri 1432 H

***********

Ketupat udah dipotong
Opor udah dibikin
Nastar udah dimeja
Kacang udah digaremin
Gak afdhol kalo gak Minal Aidin wal Faizin
Taqobalallahu minna wa minkum

***********

Sebelum takbir berkumandang
Sebelum ajal menjemput
Sebelum jaringan over load
Ijinkan kami memohon maaf lahir dan bathin

***********

Bulan Ramadhan telah berlalu
Dan hari Kemenangan telah datang
Untuk itu mari kita bersihkan hati dan jiwa kita
Dari gelimang dosa
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

***********

Berbuat khilaf adalah sifat
Meminta maaf adalah kewajiban
Dan kembalinya Fitrah adalah tujuan
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

***********

Ramadhan telah surut
Hari yang Fitri telah terbit
Maaf kumohonkan
Agar hati bersih dari dosa
Minal Aidin wal Faizin

***********

MATA kadang salah melihat
MULUT kadang salah mengucap
HATI kadang salah menduga
Dengan niat tulus suci dengan ikhlas
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

***********

Jika langkahku membekas lara,
Kataku merangkai dusta;
Lakuku menoreh luka;
Dari jeritan lubuk bathinku
Dengan ketulusan hatiku
Komohonkan maaf lahir bathinku

Selamat Hari Raya Idul Fitri
1 Syawal 1432 H
Taqobalallahu minna wa minkum
Minal Aidin wal Faizin
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

***********

Andai tangan tak kuasa menjabat
Setidaknya kata masih dapat terungkap
Setulus hati mengucapkan
Selamat Idul Fitri, Mohon maaf lahir & batin
Ridho Allah dan berkahNya

Menyertai hambanya
Yang saling ucapkan maaf
Dan memberi maaf
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H
Maaf Lahir Bathin

***********

Ijinkan saya bersajak
Untuk LISAN yang tak terJAGA
Untuk JANJI yang terABAIKAN
Untuk HATI yang berPRASANGKA
Untuk SIKAP yang meNYAKITKAN
Di hari yang FITRI ini, dengan TULUS HATI
Saya mengucapkan mohon MAAF LAHIR & BATHIN
Semoga ALLAH selalu membimbing kita Bersama di jalanNYA

***********

Sepuluh jari kutangkupkan
Maaf Lahir Bathin kupohonkan
Taqobalallahu minna wa minkum
Minal Aidin wal Faizin

***********

Semoga kesucian hati
Tidak hanya untuk Idul Fitri
Selamat Idul Fitri 1432 H
Mohon maaf atas kesalahan dan kekhilafan kami selama ini

***********

Ramadhan akan berlalu
Jiwa bersih membalut kalbu
Dengan kerendahan hati
Mohon diberi maaf yang suci
Selamat Idul Fitri 1432 H
Minal aidin wal faizin

***********

Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini
Kemenangan akan kita gapai
Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT
Kami sekeluarga menghaturkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H
Taqobalallahu minna wa minkum Mohon maaf lahir dan bathin

***********

Tiada embun yang lebih bening selain beningnya hati
Tulusnya jiwa membuka pintu maaf
Minal Aidin wal faizin Mohon Maaf Lahir dan Bathin

***********

Suminten wonten pinggir margi sadean kupat bumbune santen
Puniko dinten Riyadi sadaya kalepatan nyuwun pangapunten
Taqobalallahu minna wa minkum

***********

Mata bisa salah lihat
Kuping bisa salah dengar
Mulut bisa salah bicara
Hati bisa salah sangka
Di hari yang fitri ini
Mohon maaf lahir dan bathin

***********

Jika aku meminta maaf
Bukan karena hari ini Lebaran
Tetapi karena Ridho Allah SWT
Yang telah membukakan pintu kejujuran hati nurani
Untuk mengakui segala khilaf dan alpa
Dengan segenap cemas dan sesal
Aku memohon maaf

***********

Mangan sate sak gulene, sego megono bumbu kemiri
kapan wae lebarane, sugeng riyoyo idul fitri
tumbar merico kecap asing
Nyuwun ngapuro lahir lan batin

***********

Bulan Ramadhan telah berlalu
Dan hari Kemenangan telah datang
Untuk itu mari kita bersihkan hati dan jiwa kita
Dari gelimang dosa
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Berbuat khilaf adalah sifat
Meminta maaf adalah kewajiban
Dan kembalinya Fitrah adalah tujuan
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

***********

Ramadhan telah surut
Hari yang Fitri telah terbit
Maaf kumohonkan
Agar hati bersih dari dosa
Minal Aidin wal Faizin

***********

Let’s write all the mistakes down in the sand
And let the wind of forgiveness erase it away
Happy Idul Fitri, Minal Aidin wal Faizin

***********

MATA kadang salah melihat
MULUT kadang salah mengucap
HATI kadang salah menduga
Dengan niat tulus suci dengan ikhlas
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

***********

Jika langkahku membekas lara
Kataku merangkai dusta
Lakuku menoreh luka
Dari jeritan lubuk bathinku
Dengan ketulusan hatiku
Komohonkan maaf lahir bathinku
Taqobalallahu minna wa minkum
Minal Aidin wal Faizin
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Selamat Hari Raya Idul Fitri
1 Syawal 1430 H

***********

Andai tangan tak kuasa menjabat
Setidaknya kata masih dapat terungkap
Setulus hati mengucapkan
Selamat Idul Fitri, Mohon maaf lahir & batin

***********

Ridho Allah dan berkahNya
Menyertai hambanya
Yang saling ucapkan maaf
Dan memberi maaf
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H
Maaf Lahir Bathin

***********

Ijinkan saya bersajak
Untuk LISAN yang tak terJAGA
Untuk JANJI yang terABAIKAN
Untuk HATI yang berPRASANGKA
Untuk SIKAP yang meNYAKITKAN
Di hari yang FITRI ini, dengan TULUS HATI
Saya mengucapkan mohon MAAF LAHIR & BATHIN
Semoga ALLAH selalu membimbing kita
Bersama di jalanNYA

***********

Sepuluh jari kutangkupkan
Maaf Lahir Bathin kupohonkan
Taqobalallahu minna wa minkum
Minal Aidin wal Faizin

***********

Gema takbir bergumpal didalam dada
Idul Fitri seratus meter lagi
Semoga kesucian hati
Tidak hanya untuk Idul Fitri
Selamat Idul Fitri 1432 H
Mohon maaf atas kesalahan dan kekhilafan kami selama ini

***********

Ramadhan akan berlalu
Jiwa bersih membalut kalbu
Dengan kerendahan hati
Mohon diberi maaf yang suci
Selamat idul fitri 1432 H
Minal aidin wal faizin

***********

Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini
Kemenangan akan kita gapai
Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT
Kami sekeluarga menghaturkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H
Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin

***********

Tiada embun yang lebih bening selain beningnya hati
Tulusnya jiwa membuka pintu maaf
Minal Aidin wal faizin
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

***********

Suminten wonten pinggir margi sadean kupat bumbune santen
Puniko dinten Riyadi sadaya kalepatan nyuwun pangapunten
Taqobalallahu minna wa minkum

***********

Mata bisa salah lihat
Kuping bisa salah dengar
Mulut bisa salah bicara
Hati bisa salah sangka
Di hari yang fitri ini
Mohon maaf lahir dan bathin

***********

Jika aku tak memberi maaf
Bukan karena aku tak mau memberi maaf
Tetapi engkau tak punya salah
Maaf apa yang harus kuberikan?

Jika aku memberi maaf
Bukan karena engkau meminta maaf
Tetapi karena sepenuh maaf aku berikan
Setulus hati, seikhlas niatku
Meski tanpa kau minta

***********

Sepuluh jari tersusun rapi,
status ditulis pengganti diri,
memohon maaf setulus hati,
segala khilaf selama ini.
Minal aidin wal faidzin
Selamat Idul Fitri 1432 H.....

***********

Waktu mengalir bagaikan air
Ramadhan suci telah berakhir
Tuk salah paham yang pernah ada
Tukperbuatan yang pernah salah
Tuk khilaf yang sempat terucap
Pintu maaf selalu kuharap
Mohon maaf lahir batin
Minal Aidin wal Faidzin....

Thursday, August 25, 2011

Kenapa menjadi vegetarian?

Banyak alasan penting mengapa kita harus memilih tidak makan daging, bukan alasan emosional atau sentimental, tetapi merupakan alasan-alasan meyakinkan dan ilmiah. Bila alasan-alasan itu dipikirkan secara mendalam tentulah mulai saat ini juga kita akan beralih kepada makanan vegetaris.

Bangsa Eskimo, hidup sebagain besar dari daging dan lemak dan cepat sekali menjadi tua, panjang usia rata-rata 27,5 tahun. bangsa Krigis, suatu bangsa Nomad di Rusia Timur sebagian besar makanannya terdiri dari daging, cepat menjadi tua dan cepat pula mati, jarang usia mereka melampaui 40 tahun. Sebaliknya penelitian yang di lakukan oleh para antropologi terhadap suku-suku bangsa yang tidak memakan daging, memiliki kesehatan cemerlang, daya tahan, dan umur panjang, dinikmati misalnya oleh suku-suku bangsa Hunza di Pakistan, suku bangsa Otonomi di Mexico dan penduduk asli barat daya Amerika.

PENYEBAB PEMAKAN DAGING LEBIH BANYAK MENDERITA SUATU PENYAKIT DAN LEBIH CEPAT MATI

1 Proses Peracunan
Sesaat sebelum binatang itu di sembelih, biokimia binatang yang ketakutan itu mengalami perubahan. Produksi racun di paksakan keluar mengalir di seluruh tubuh, dengan demikian racun rasa sakit menyebar keseluruh daging.

Sekarang sudah jelas diketahui bahwa emosi mengakibatkan perubahan sangat besar pada susuanan biokimia tubuh, khususnya perubahan hormon pada darah. Badan kita menjadi sakit ketika sangat marah atau takut. Demikian juga binatang itu, akan mengalami perubahan biokimia dalam situasi berbahaya. Kadar hormon di dalam darah binatang khususnya hormon Adrenalin, berubah dengan pesat ketika binatang itu melihat binatang lain menderita dan mati disekitar dirinya dan mereka berontak sekuat tenaga namun sia-sia untuk mendapatkan kebebasan. Sejumlah besar hormon itu tetap melekat pada daging dan meracuni sel-sel tubuh manusia yang memakannya, juga dapat mengganggu pikiran. Menurut Institut di Amerika, daging binatang itu penuh dengan darah beracun dan yang lain terbuang karena produksi.

2 Proses Pembusukan
Segera setelah binatang itu dibunuh, protein di dalam jaringan tubuhnya mengumpul, dan enzym penghancur dibebaskan (disebarkan). Ini tidak seperti tumbuh-tumbuhan yang memiliki dinding sel yang tebal dan system peredaran yang sederhana. Segera terbentuk zat pembusuk yang disebut Ptomaines , karena Ptomaines yang terbebas segera telah mati, daging binatang, ikan dan telur segera mengurai dan membusuk. Sampai pada ketika binatang yang dipotong itu diangkut kedalam ruang pendingin , pada waktu itu mengalami masa pematangan, lebih-lebih daging itu masih harus diangkut dari rumah potong, dibeli oleh pembeli, dibawa pulang, disimpan, disiapkan dan dimakan, disini dapat di bayangkan sampai berapa jauh proses pembusukan itu berlangsung.

Daging lambat sekali perjalanannya di dalam sistim pencernaan manusia, lebih-lebih karena sistem pencernaan manusia itu memang tidak diciptakan untuk mencerna daging. Daging itu memerlukan waktu 5 hari untuk bisa keluar seluruhnya dari dalam badan sementara makanan vegetarian hanya memerlukan waktu 1,5 hari. Selama waktu itu, produk-produk yang menyebabkan penyakit yaitu hal dari pembusukan daging terus menerus bersinggungan dengan alat-alat pencernaan. Kebiasaan memakan daging dengan karakteristik pembusukan-nya yang menghasilkan zat-zat racun itu akan dapat dalam waktu relatif singkat menghancurkan sistem pencernaan kita itu sebelum waktunya.

Daging mentah yang terus menerus mengalami pembusukan dapat mencemari tangan tukang masak dan mencemari semua yang lain yang disentuh olehnya. Para petugas kesehatan masyarakat di Inggris, setelah tersebar keracunan makanan yang bersumber dari rumah penjagalan, memperingatkan kepada ibu rumah tangga agar memperlakukan daging mentah dari sudut pandangan higienisnya, seperti memperlakukan kotoran sapi; sering bakteri beracun tidak dimusnahkan wlau dengan memasaknya, terutama apabila dagingnya itu di masak setengah matang, dipanggang atau sekedar di panasi, semua ini merupakan sumber infeksi yang sangat berbahaya.

3 Pembuangan yang Buruk
Karena sistim pencernaan kita tidak dirancang untuk mencerna daging, maka sebagai akibatnya proses pembuangan pemakan daging ini tidak sempurna. Daging itu merupakan makanan yang hampir tidak berserat, dan makanan sedemikian itu memiliki kekurangan sebagai berikut; ia bergerak lambat sekali di sepanjang sistem pencernaan manusia (empat kali lebih lambat daripada biji-bijian dan sayur-sayuran) sehingga memakan daging itu mengakibatkan sembelit kronis sangat biasa di temukan pada pemakan daging.

Penelitian yang baru-baru ini dilakukan jelas menunjukkan bahwa pola pembuangan yang sempurna hanya dapat diberikan oleh makanan vegetarir, sayur mayur, padi-padian dan buah-buahan, mempertahankan kelembaban dan menggumpal untuk memudahkan pembuangan. Orang-orang vegetarian mendapatkan serat makanan sewajarnya dari makanan yang dimakan sehari-hari dan mendapatkan keuntungan karena memakan makanan tersebut ini mempunyai sifat melindungi dari berbagai penyakit. Menurut penelitian yang dilakukan, serat alamiah itu diperkirakan dapat mencegah penyakit appendicities, diverticulitis, kanker lambung, penyakit jantung, Ginjal, Prostat dan kegemukan.

Manfaat menjadi Vegetarian

adapun manfaat menjadi vegetarian adalah sebagai berikut :

1. Umur panjang (longevity)
banyak penelitian menunjukan bahwa secara umum , seorang vegetarian bisa hidup 5 atau 20 tahun lebih lama dibandingkan dengan orang biasa (non vegetarian). selain itu mereka memilki kualitas kehidupan yang lebih baik.

2. Resiko penyakit jantung koroner rendah
karena rendahnya kandungan lemak dan kolesterol yang rendah pada makanan vegetarian, resiko penyakit jantung koroner menjadi lebih rendah. resiko penyakit kematian pada penyakit jantung bagi vegetarian hanya setengah lebih kecil dibanding dengan non vegetarian.

3. Resiko penyakit kanker berkurang
Menjadi seorang vegetarian menurut jurnal British Medical journal dapat mengurangi 50% - 76% dari semua penyakit kanker. kematian akibat kanker banyak dihubungkan pada kegemukan dan makanan berlemak tinggi serta berserat rendah pada makanan hewani. vitamin A dan C juga dapat melindungi dari kanker kolon. Diet makanan yang berlemak rendah bisa melindungi dari kanker prostat dan kanker payudara.

4. Dapat mencegah penyakit di usus.
Makanan yang berserat tinggi akan memperlancar makanan dalam sistem pencernaan sehingga mengurangi resiko gangguan pencernaan seperti kanker usus, ambeien, diverticulosis, usus buntu, konstipasi, dll.

5. Mengurangi osteoporosis.
Konsumsi protein yang rendah da lebih banyak vitamin D dan kalsium bisa mempertinggi densitas tulang pada vegetarian Sedangkan makanan hewani dapat meningkatkan resiko osteopororsis dan rematik.

6. Menghindari obesitas
Makanan vegetarian yang rendah lemak dan tinggi serat akan mengurangi resiko obesitas. Dengan demikian resiko penyakit lain juga akan menurun.

7. Mencegah dan mengurangi Hipertensi
Makanan vegetarian yang kaya dengan kalsium seperti : pisang, seledri, sayur hijau, tempe terbukti dapat mengurangi tekanan darah. Penelitian membuktikan tekanan darah orang yang ber vegetarian rata rata 110/70mmHg. Bahkan penderita hipertensi mengubah dietnya menjadi vegetarian terbukti dapat menurunkan tekanan darah secara bermakna.

8. Stamina (endurance)
Sumber yang paling baik untuk stamina adalah makanan yang berkabohidrat. Makanan vegetarian kaya dengan karbohidrat sehingga menyediakan energi yang berlimpah untuk aktivitas sehari hari.

Jenis - jenis vegetarian

Aliran vegetarian dapat dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan tingkat kekuatannya meninggalkan konsumsi produk hewani. Kelompok yang paling ekstrim tidak hanya meninggalkan produk hewani, tetapi hanya mau makan bagian tanaman yang dipanen tanpa merusak tanaman pokoknya, sehingga menolak makan kentang atau bayam karena cara memanennya harus mencabut seluruh tanamannya. Bahkan kelompok ini juga tidak mau menggunakan bahan asal hewan dalam bentuk apapun dalam kehidupan sehari-harinya. Sedangkan kelompok yang paling longgar, tapi masih dikategorikan vegetarian adalah yang masih mau mengkonsumsi jenis daging tertentu dan meninggalkan daging merah.

Beberapa contoh kelompok vegetarian yang umum ditemui adalah sebabagi berikut :

* Pesco/pollo Vegetarian (semi-vegetarian) adalah kelompok yang masih mengkonsumsi produk daging tertentu misalnya daging ayam dan ikan tapi meninggalkan kelompok daging merah.

* Lacto-ovo Vegetarian adalah kelompok yang masih mengkonsumsi telur dan produk susu dan menghindari segala jenis daging termasuk ikan. Kelompok yang mengkonsumsi susu tapi tidak mengkonsumsi telur disebut lacto-vegetarian, sedangkan yang mengkonsumsi telur tapi tidak mengkonsumsi susu disebut ovo-vegetarian.

* Vegan adalah kelompok yang meninggalkan sama sekali produk hewani dan turunannya, termasuk gelatin, keju, yogurt dan juga menghindari madu, royal-jeli dan produk turunan serangga. Sebagian penganut vegan menghindari penggunaan produk hewani seperti kulit hewan ataupun kosmetik yang mengandung produk hewani.
Twitter Bird Gadget