Di dunia kedokteran, penyakit typhus dikenal juga dengan nama thypus abdominallis. Typhus abdominallis merupakan penyakit peradangan pada usus yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Typhus merupakan salah satu bentuk salmonellosis yaitu penyakit yang disebabkan oleh infeksi Salmonella. Inkubasi kuman penyebab typhus dapat terjadi melalui makanan dan minuman yang terinfeksi oleh bakteri Salmonella typhosa. Kuman ini masuk melalui mulut terus ke lambung lalu ke usus halus. Di usus halus, bakteri ini memperbanyak diri lalu dilepaskan kedalam darah, akibatnya terjadi panas tinggi.
Penderita demam typhoid dinyatakan positif dari hasil tes widal. Reaksi widal adalah suatu reaksi pengendapan antara antigen dan antibody (aglutinin). Aglutinin yang spesifik terdapat pada serum penderita penyakit typhus. Maksud reaksi widal adalah untuk menentukan adanya aglutinin dalam serum penderita yang disangka menderita penyakit thypus. Widal dengan titer lebih dari 1/80, 1/160 dst, semakin kecil titrasi menunjukkan semakin berat penyakitnya.
Kelainan patologik utama di usus halus, terutama di usus halus bagian distal (bawah). Pada minggu pertama pernyakit terjadi hyperplasia (pembesaran sel-sel) plaks Peyer, disusul minggu kedua terjadi nekrosis (pembususkan) dan dalam minggu ketiga ulserasi plaks peyer dan selanjutnya dalam minggu keempat penyembuhan ulkus (luka-luka) dengan meninggalkan sikatriks (jaringan perut). Ulkus berbentuk lonjong dengan sumbu memanjang sejajar dengan sumbu usus.
Hati membesar dengan infiltrasi limfosir, zat plasma dan sel mononuclear, serta terdapat nekrosis lokal. Sistem retikuloendotelial menunjukkan hyperplasia dan kelenjar-kelenjar mesenterial dan disertai pembesaran limpa.
Gangguan pada alat-alat lain didalam tubuh adalah radang hati, radang tulang, radang persendian, serta gangguan kejiwaan. Paling berbahaya kalau terjadi kebocoran usus atau luka yang sebelumnya didahului pengeluaran darah dari lubang pelepasan. Kalau terjadi kebocoran usus maka harus dilakukan tindakan operasi.
Untuk penderita typhus haruslah dirawat dengan baik agar panas yang tinggi dapat turun dengan cepat. Untuk pertolongan pertama menurunkan panas yaitu dengan kain basah yang dingin (memakai es). Berikanlah makanan yang mengandung banyak cairan dan bergizi seperti : sop, sari buah, dan banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi. Kalau panasnya masih tinggi berikanlah obat antibiotik atau tumbuh-tumbuhan obat yang mempunyai efek antipiretik.
Lingkungan kita masih belum terbebas dari kuman-kuman penyakit, antara lain dari kelompok salmonella ini. Hal ini disebabkan kebersihan lingkungan belum baik, dimulai dari pembuangan sampah rumah tangga yang sembarangan, dan selokan air yang mampet. Kuman salmonella typhi dapat tahan hidup di air, ditanah kering dan tempat pembuangan sampah selama dua minggu. Dari sinilah mereka menyebar kemanusia, untuk menghindari diri dari tertularnya penyakit typhus, sebaiknya lingkungan harus selalu tetap bersih, baik itu kebiasaan makan, minum, dan buang air besar. Usahakan untuk tetap bersih dimanapun kita berada, dengan demikian, penyakit typhus dapat dijauhkan dari diri pribadi, sebab kalau mengidap penyakit typhus paling sedikit tiga sampai empat minggu harus dirawat dirumah sakit dan sesudahnya dua sampai empat minggu istirahat dirumah.
Untuk pencegahan penyakit typhus dapat dibagi dalam :
1.Usaha terhadap lingkungan hidup
-Penyediaan air minum yang memenuhi syarat
-Pembuangan kotoran manusia yang higenis
-Pemberantasan lalat
-Pengawasan terhadap rumah-rumah makan dan penjual-penjual makanan
2.Usaha terhadap manusia
-Imunisasi
-Menemukan dan mengawasi carrier typhoid
-Pendidikan kesehatan kepada masyarakat
Berikut adalah formula tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk membantu pengobatan penyakit typhus yaitu :
Resep 1
30 gram patikan kebo segar + 30 gram pegagan segar, dicuci bersih dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc air, kemudian airnya diminum 2-3 kali sehari.
Resep 2
10-15 gram sambiloto direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc air, tambahkan madu secukupnya, kemudian airnya diminum 2 kali sehari.
Resep 3
75 gram jali (direndam dahulu hingga lembut) + 75 gram kacang ijo, dan gula merah secukupnya, direbus dengan air secukupnya hingga lembut menjadi bubur, kemudian dimakan.
Resep 4
100 gram umbi bidara upas segar + 20 gram kunyit, dicuci bersih lalu diblender dengan menambahkan 100 cc air hangat, atau diparut dan diperas airnya, lalu diminum.

No comments:
Post a Comment